1/26/2014

Kagumi Islam, Striker MU Chicharito Ucapkan Doa Muslim








Striker tim sepakbola Manchester United (MU) Inggris, Javier Hernández Balcázar alias Chicharito, selalu berdoa layaknya seorang Muslim setiap kali akan memulai pertandingan. Pemain asal Meksiko ini menengadahkan kedua tangan sambil menatap ke atas. Fans MU dan umumnya penonton Liga Premier Inggris pun dibuat bertanya-tanya, apakah dia seorang Muslim?
 
Dari berbagai sumber terpercaya diketahui, Chicharito adalah seorang penganut Katolik Meksiko. Cara berdoa para penganut Katolik Meksiko memang  sama atau mirip seperti cara berdoa seorang Muslim. Bahkan, gaya berdoa Chicharito mendapat protes dari kaum anti-Katholik di Glasgow, Skotlandia, saat MU akan bertanding dalam Liga Champion tahun lalu melawan Glasgow Rangers.
Namun demikian, seperti dilansir faktanews.com, yang selalu diucapkan Chicharito adalah doa yang biasa diucapkan seorang muslim yang artinya “Ya Tuhan, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta selamatkanlah kami dari siksa neraka.” (QS. Al-Baqarah: 201).
Menurut Chicharito, do’a umat Islam tersebut ibarat senjata yang amat sangat ampuh mengalahkan musuh. Ia pun banyak mencetak gol untuk MU dan kariernya bersinar di Old Trafford.
Menurut faktanews.com, dari hasil penelusuran, ternyata Chicharito juga mengagumi Nabi Muhammad. Hal ini diungkapkannya pada akun situs website pribadinya:
“Yo no estaba musulmanes, pero realmente saludamos la verdad del Islam que Mahoma ha traído de mucho ser un buen ejemplo para todo su pueblo” (“Saya ini bukan orang Islam, akan tetapi saya sangat salut dengan kebenaran agama Islam yang dibawa Muhammad yang amat sangat menjadi contoh yang baik bagi seluruh umatnya”).


Tentang mengapa ia selalu berdoa sebelum bertanding, Chicharito sudah mengemukakan alasannya, yakni sebagai ungkapan terima kasih kepada Tuhan. Dua tahun lalu ia nyaris gantung sepatu karena putus asa tidak bisa mencetak gol banyak.
“Saya merasa Dia (Tuhan) telah banyak membantu saya dan selalu ada saat dibutuhkan. Itu sebabnya saya selalu berterima kasih sebelum pertandingan dimulai karena saya bisa bermain. Itu yang saya lakukan. Saya ingin tampil di setiap pertandingan. Saya ingin banyak tampil dan saya berdoa karena saya berterima kasih,” ungkap Chicharito yang lahir 1 Juni 1988 di Guadalajara, Jalisco, Meksiko. (Mel/FN/ddhongkong.org).*

1/25/2014

Cara Mengatasi Error (Macet, Crash, Not Responding dan Kerusakkan Lainnya) pada Mozilla Firefox

  • Apakah Anda menggunakan Aplikasi web (browser) Mozilla Firefox ?
  • Apakah Firefox yang Anda gunakan sering error (crash, hang, not responding) ?



Jika jawaban Sobat "YA", maka Sobat sedang membaca artikel yang tepat dan simaklah ulasan dari artikel
berikut ini . Siapa tahu artikel ini bisa membantu menyelesaikan problem browser Firefox Sobat yang sedang Error, sering mengalami crash, hang, dan problem yang sejenisnya.

Mozilla Firefox adalah web browser yang sangat populer dan banyak penggunanya di seluruh dunia. Terlebih pada versi-versi terbarunya, salah satu contohnya adalah Firefox versi 18.01 yang menurut saya lebih powerfull dan lebih baik dalam menampilkan halaman web dibanding versi sebelumnya.

Solusi

Berikut cara atau solusi ketika browser Firefox Sobat mulai eror alias sering crash, error, hang, atau terjadi problem yang sejenis itu.
Cara update firefox, download mozilla firefox
Update Mozilla Firefox
Add-ons Manager Firefox, Mozilla
Tampilan window Add-ons Manager Firefox
  1. Pastikan Sobat memakai Mozilla Firefox versi terbaru. Jika belum, Anda bisa mendownloadnya di Mozilla Firefox Web Browser - All Language (atau cukup upgrade ke Speed Check). Silahkan pilih sistem bahasa Firefox yang Sobat suka. Untuk mengetahui apakah Firefox yang Sobat pakai tergolong versi terbaru atau tidak, caranya adalah klik menu Help (pada Browser Firefox) kemudian pilih item About Firefox. Jika sistem komputer Sobat sedang tersambung dengan Internet secara otomatis Firefox akan mendownload versi terbaru yang tersedia.
  2. Silahkan periksa add-ons atau ektensi yang terpasang di Firefox. Hapus saja semua add-ons yang sudah jadul atau add-ons yang tidak terpakai dengan cara : Pada Firefox, klik menu Tools dan kemudian pilih item Add-ons. Berikutnya akan nampak window Add-ons Manager. Klik menu Extension (sebelah kiri) untuk melihat daftar add-ons / ektensi yang terpasang. Klik tombol Remove untuk menghapus item add-ons yang Anda inginkan. Sesudah itu tutup (close) Firefox dan kemudian jalankan lagi Firefox.
  3. Periksa Plug-in Firefox. Lakukan update Plug-in jika memang diperlukan. Caranya seperti pada langkah ke 2 diatas. Tools - Add-ons - Plugins. Untuk memeriksa kelayakan Plugins yang terpasang, silahkan berkunjung ke https://www.mozilla.org/plugincheck/
  4. Jika semua sistem Firefox sudah diperbaharuhi tapi Firefox masih tetap Error, cobalah ganti RAM pada Motherboard komputer Sobat. Agar stamina Firefox tetap maksimal, lakukan langkah 1, 2 dan 3 diatas sekurang-kurangnya sebulan sekali. Dan saya sarankan gunakan software Tool seperti CCleaner untuk membersihkan sampah-sampah di sistem komputer.

Itulah postingan tentang mengatasi Error pada Mozilla yang dapat saya bagikan, semoga bermanfaat bagi sobat-sobat semua :)

1/20/2014

Cara Memasang Radio Online di Blog

Kode diatas bisa dipasang dimana saja di blog, bisa di Page, Postingan atau sebagai gadget. Jika ingin memasangnya di page atau di halaman postingan, caranya sangat mudah, hanya dengan meng-copy paste code diatas, tapi ingat..!!! dipastekan di HTML bukan Compose, sama persis ketika membuat postingan di blog. Adapun jika ingin dipasang sebagai gadget, maka ikuti langkah-langkah berikut :
  • Buka Dashboard blog yang anda
  • Pilih tab tata letak atau page element
  • Klik "Tambahkan Gadget"
  • Cari lalu Pilih dan klik "HTML/Javascript"
  • Konfigurasi HTML/Javascript dengan memberi judul gadget dan copy paste kode diatas dibagian konten
  • Simpan
Selanjutnya buka blog anda untuk melihat hasilnya.

Cara Membuat Antena Digital Sendiri

Seperti diketahui untuk menangkap sinyal TV Digital tidak diperlukan antena khusus. Asalkan pesawat TV nya sudah dilengkapi tuner DVB T-2, cukup dengan menggunakan antena biasa yang lama, kitapun dapat menikmati siaran TV Digital. Bahkan kitapun dapat berkreasi sendiri membuat antena TV Digital tanpa harus membeli.

Berikut kami angkat tulisan cara membuat antena TV Digital sendiri yang kami rangkum dari berbagai sumber. Cukup banyak desain antena yang ada yang bisa kita buat sendiri. Kali ini kita ambil satu desain yang cukup populer yang mudah dibuat.

Antena ini dinamakan Antena TV Digital gantungan baju (Digital TV Coat-Hanger Antenna). Dinamakan demikian karena bahan utamanya menggunakan kawat gantungan baju. Bisa juga digantikan dengan kawat tembaga yang diameternya +/- 2mm (AWG-12).


Antena TV Digital gantungan baju
Berikut gambar langkah-langkah cara membuatnya.


Diagran cara membuat Antena TV Digital gantungan baju

Keterangan:
(note: satuan ukuran dalam inchi)

Gambar 1. Siapkan papan sesuai ukuran dan dilobangi seukuran sekrup yang akan digunakan.

Gambar 2.a. Buat kawat berbentuk huruf "V" sebagai antenanya sesuai ukuran sebanyak 8 buah.

Gambar 2.b. Siapkan kawat yang sama secukupnya sebagai penghubung sebanyak 2 buah. Ukurannya kira-kira cukup untuk menghubungkan antara kawat "V" seperti gambar diatas.

Gambar 3. Merakit. Pasang dulu kawat "V" semuanya baru kemudian di pasang kawat penghubung yang berwarna biru. Jangan lupa beri isolasi pada kawat biru yang saling bersinggungan seperti ditunjukkan anak panah di atas.

Gambar 4. Siapkan Impedance Matching Transformer (IMT). Komponen ini berfungsi menyesuaikan impedansi antena terhadap kabel coaxial-75 ohm. Kabel pita pendek yang tehubung ke antena impedansinya 300 ohm, kabel coaxial yang terhubung ke TV Digital impedansinya 75 ohm. Karenanya diperlukan penyesuai impedansi.


Bisa saja kita tidak menggunakan IMT ini, dari antena kabel langsung ke TV. Tapi akibatnya sinyal yang kita terima sangat mudah terganggu oleh interferensi gelombang radio dan gelombang-gelombang lainnya. Komponen ini bisa didapatkan toko-toko elektonik atau toko-toko yang menjual antena. Atau bisa anda beli secara online di Amazon yang harganya cukup murah.


Gambar 5. Memasang IMT ditengah-tengah antena seperti gambar di atas. Jangan lupa disekrup dengan ketat. Sambungkan kabel coaxial ke TV Digital. Hidupkan TV Digitalnya dan scan untuk mencari stasiun pemancar TV Digital di wilayah anda. Coba antenanya diletakkan pada posisi yang agak tinggi, misalnya digantung di loteng agar penerimaannya lebih baik.

Gambar 6. Jika dirasakan sinyalnya kurang memuaskan coba antenanya diberi reflektor seukuran luas bidang penerimaan antena. Reflektor bisa dibuat menggunakan triplex yang dilapisi aluminium foil pada salah satu sisinya, kemudian dilekatkan di belakang antena. Sisi reflektor yang dilapisi aluminium foil posisinya menghadap ke antena.

Cara Membuat Antena untuk Memperkuat Sinyal Modem

Kebutuhan akses internet sudah menjadi sebuah keharusan, terlebih lagi bagi mereka yang memiliki aktivitas pekerjaan yang berhubungan dengan dunia maya. Namun,bagi mereka yang tinggal dilokasi pedalaman sering kali mengalami masalah untuk bisa mendapatkan sinyal. Jangankan full bar sinyal, untuk mendapatkan tiga bar sinyal saja harus menggunakan perangkat penguat sinyal tambahan seperti antena.

Meski sudah berbekal antena penguat sinyal terkadang hasilnya masinh belum maksimal alias masih belum bisa mendapatkan full bar sinyal. Untuk mengatasi permasalahan ini salah satu cara alternatif yang bisa dilakukan adalah dengan memanfaatkan kaleng bekas untuk dipasangkan pada modem. Yang perlu Anda persiapkan adalah kabel USB extender. Anda bisa membelinya seharga -/+ 35 ribu di toko komputer.

Setelah Anda membeli kabel USB extender, langkah selanjutnya adalah mencari kaleng bekas. Ukuranya terserah Anda, semakin besar semakin bagus. Pengalaman pribadi , saya hanya menggunakan keleng susu bekas yang berukuran kecil, namun sudah bisa menambah kekuatan sinyal yang tadinya dua bar sinyal menjadi empat bar sinyal.

Cara membuat antena penguat sinyal menggunakan kaleng bekas ini sangat sederhana. Anda hanya perlu melubangi kaleng untuk untuk digunakan sebagai dudukan modem. Untuk lebih jelasnya silakan perhatikan gambar dibawah.

Cara membuat antena penguat sinyal modem - exnim.com
Kabel USB extender

membuat antena penguat sinyal modem - exnim.com
Lobangi kaleng dengan menggunakan pisau

membuat antena penguat sinyal modem dengan kaleng bekas - exnim.com
Masukkan modem pada bagian yang sudah dilobangi

Antena penguat sinyal modem - exnim.com
Antena siap digunakan!

Sangat sederhana, tapi benda sejenis kaleng memang mampu menambah radiasi sinyal pada modem. Namun, jika Anda berlokasi pada tempat yang memang sangat jauh dari BTS Anda tetap harus menggunakan antena penguat sinyal outdoor, seperti Antena Yagi dan ditambah dengan antena kaleng seperti diatas.

Pengertian Resistor





Resistor adalah komponen eletronik dua kutub yang didesain untuk menahan arus listrik dengan memproduksi tegangan listrik di antara kedua kutubnya, nilai tegangan terhadap resistansi berbanding dengan arus yang mengalir, berdasarkan hukum Ohm:
V = IR
I = V/R  v = ir
Resistor digunakan sebagai bagian dari jejaring elektronik dan sirkuit elektronik, dan merupakan salah satu komponen yang paling sering digunakan. Resistor dapat dibuat dari bermacam-macam kompon dan film, bahkan kawat resistansi (kawat yang dibuat dari paduan resistivitas tinggi seperti nikel-kromium).
Karakteristik utama dari resistor adalah resistansinya dan daya listrik yang dapat dihantarkan. Karakteristik lain termasuk kefisien suhu, derau listrik (noise), dan induktansi.
Resistor dapat diintegrasikan kedalam sirkuit hibrida dan papan sirkuit, bahkan sirkuit terpadu. Ukuran dan letak kaki bergantung pada desain sirkuit, kebutuhan daya resistor harus cukup dan disesuaikan dengan kebutuhan arus rangkaian agar tidak terbakar.

Satuan

Ohm (simbol: Ω) adalah satuan SI untuk resistansi listrik.

Satuan yang digunakan prefix :
  1. Ohm = Ω
  2. Kilo Ohm = KΩ
  3. Mega Ohm = MΩ

Konstruksi

Komposisi karbon

Resistor komposisi karbon terdiri dari sebuah unsur resistif berbentuk tabung dengan kawat atau tutup logam pada kedua ujungnya. Badan resistor dilindungi dengan cat atau plastik. Resistor komposisi karbon lawas mempunyai badan yang tidak terisolasi, kawat penghubung dililitkan disekitar ujung unsur resistif dan kemudian disolder. Resistor yang sudah jadi dicat dengan kode warna sesuai dengan nilai resistansinya.
Unsur resistif dibuat dari campuran serbuk karbon dan bahan isolator (biasanya keramik). Resin digunakan untuk melekatkan campuran. Resistansinya ditentukan oleh perbandingan dari serbuk karbon dengan bahan isolator. Resistor komposisi karbon sering digunakan sebelum tahun 1970-an, tetapi sekarang tidak terlalu populer karena resistor jenis lain mempunyai karakteristik yang lebih baik, seperti toleransi, kemandirian terhadap tegangan (resistor komposisi karbon berubah resistansinya jika dikenai tegangan lebih), dan kemandirian terhadap tekanan/regangan. Selain itu, jika resistor menjadi lembab, panas solder dapat mengakibatkan perubahan resistansi dan resistor jadi rusak.
Walaupun begitu, resistor ini sangat reliabel jika tidak pernah diberikan tegangan lebih ataupun panas lebih.
Resistor ini masih diproduksi, tetapi relatif cukup mahal. Resistansinya berkisar antara beberapa miliohm hingga 22 MOhm.

Film karbon

Selapis film karbon diendapkan pada selapis substrat isolator, dan potongan memilin dibuat untuk membentuk jalur resistif panjang dan sempit. Dengan mengubah lebar potongan jalur, ditambah dengan resistivitas karbon (antara 9 hingga 40 µΩ-cm) dapat memberikan resistansi yang lebar. Resistor film karbon memberikan rating daya antara 1/6 W hingga 5 W pada 70 °C. Resistansi tersedia antara 1 ohm hingga 10 MOhm. Resistor film karbon dapat bekerja pada suhu di antara -55 °C hingga 155 °C. Ini mempunyai tegangan kerja maksimum 200 hingga 600 v.

Film logam

Unsur resistif utama dari resistor foil adalah sebuah foil logam paduan khusus setebal beberapa mikrometer.
Resistor foil merupakan resistor dengan presisi dan stabilitas terbaik. Salah satu parameter penting yang memengaruhi stabilitas adalah koefisien temperatur dari resistansi (TCR). TCR dari resistor foil sangat rendah. Resistor foil ultra presisi mempunyai TCR sebesar 0.14ppm/°C, toleransi ±0.005%, stabilitas jangka panjang 25ppm/tahun, 50ppm/3 tahun, stabilitas beban 0.03%/2000 jam, EMF kalor 0.1μvolt/°C, desah -42dB, koefisien tegangan 0.1ppm/V, induktansi 0.08μH, kapasitansi 0.5pF.

Penandaan resistor

Resistor aksial biasanya menggunakan pola pita warna untuk menunjukkan resistansi. Resistor pasang-permukaan ditandas secara numerik jika cukup besar untuk dapat ditandai, biasanya resistor ukuran kecil yang sekarang digunakan terlalu kecil untuk dapat ditandai. Kemasan biasanya cokelat muda, cokelat, biru, atau hijau, walaupun begitu warna lain juga mungkin, seperti merah tua atau abu-abu.
Resistor awal abad ke-20 biasanya tidak diisolasi, dan dicelupkan ke cat untuk menutupi seluruh badan untuk pengkodean warna. Warna kedua diberikan pada salah satu ujung, dan sebuah titik (atau pita) warna di tengah memberikan digit ketiga. Aturannya adalah "badan, ujung, titik" memberikan urutan dua digit resistansi dan pengali desimal. Toleransi dasarnya adalah ±20%. Resistor dengan toleransi yang lebih rapat menggunakan warna perak (±10%) atau emas (±5%) pada ujung lainnya.

Identifikasi empat pita

Identifikasi empat pita adalah skema kode warna yang paling sering digunakan. Ini terdiri dari empat pita warna yang dicetak mengelilingi badan resistor. Dua pita pertama merupakan informasi dua digit harga resistansi, pita ketiga merupakan faktor pengali (jumlah nol yang ditambahkan setelah dua digit resistansi) dan pita keempat merupakan toleransi harga resistansi. Kadang-kadang terdapat pita kelima yang menunjukkan koefisien suhu, tetapi ini harus dibedakan dengan sistem lima warna sejati yang menggunakan tiga digit resistansi.
Sebagai contoh, hijau-biru-kuning-merah adalah 56 x 104Ω = 560 kΩ ± 2%. Deskripsi yang lebih mudah adalah: pita pertama, hijau, mempunyai harga 5 dan pita kedua, biru, mempunyai harga 6, dan keduanya dihitung sebagai 56. Pita ketiga,kuning, mempunyai harga 104, yang menambahkan empat nol di belakang 56, sedangkan pita keempat, merah, merupakan kode untuk toleransi ± 2%, memberikan nilai 560.000Ω pada keakuratan ± 2%.
Warna Pita pertama Pita kedua Pita ketiga
(pengali)
Pita keempat
(toleransi)
Pita kelima
(koefisien suhu)
Hitam 0 0 × 100

Cokelat 1 1 ×101 ± 1% (F) 100 ppm
Merah 2 2 × 102 ± 2% (G) 50 ppm
Jingga (oranye) 3 3 × 103
15 ppm
Kuning 4 4 × 104
25 ppm
Hijau 5 5 × 105 ± 0.5% (D)
Biru 6 6 × 106 ± 0.25% (C)
Ungu 7 7 × 107 ± 0.1% (B)
Abu-abu 8 8 × 108 ± 0.05% (A)
Putih 9 9 × 109

Emas

× 10-1 ± 5% (J)
Perak

× 10-2 ± 10% (K)
Kosong


± 20% (M)

Identifikasi lima pita

Identifikasi lima pita digunakan pada resistor presisi (toleransi 1%, 0.5%, 0.25%, 0.1%), untuk memberikan harga resistansi ketiga. Tiga pita pertama menunjukkan harga resistansi, pita keempat adalah pengali, dan yang kelima adalah toleransi. Resistor lima pita dengan pita keempat berwarna emas atau perak kadang-kadang diabaikan, biasanya pada resistor lawas atau penggunaan khusus. Pita keempat adalah toleransi dan yang kelima adalah koefisien suhu.

Cara Menghitung dan Mengukur Resistor | Elektronika Dasar



Pengukuran Resistor
Alat ukur untuk mengetahui besarnya resistansi tahanan (resistor) adalah AVO meter (Ampere, Volt, Ohm meter) atau biasa disebut dengan multimeter. Ada dua tipe multimeter yang dapat digunakan untuk mengukur besaran-besaran lisrtrik dan elektronik yaitu multimeter analog dan multimeter digital.

Jika pengukuran dilakukan dengan multimeter analog, hasil pengukuran dapat dilihat melalui pergerakan jarum meter di atas skala yang sesuai dengan selector yang dipilih. Usahakan jarum positif dan jarum negatif pada multimeter analog jangan sampai terbalik saat pengukuran tegangan DC (Direct Current), disamping itu pemilihan selector dan skala pun harus tepat karena dapat mengakibatkan rusaknya alat ukur tersebut.

Multimeter digital, meskipun lebih mahal tetapi relatif lebih aman saat probe terbalik atau saat selector berada pada nilai terendah. Hasil pengukuran pun lebih mudah terlihat karena tampil pada display 7 segment seperti halnya calculator.

Pengukuran Resistor
Cara mengukur resistansi sebuah resistor atau gabungan resistor adalah dengan menempelkan probe positif dan negatif multimeter di setiap ujung sebuah resistor atau gabungan resistor yang tersusun seri, paralel, atau seri paralel. Sebelum pegukuran, pastikan selector berada pada posisi Ohm Meter. Untuk pengukuran resistansi, jarum positif dan negatif multimeter dapat dipasang bolak-balik.

Perhitungan Resistor
Untuk mmengetahui resistansi sebuah resistor tentu sangat mudah, cukup dengan melihat kode warna atau notasi yang tertulis pada fisik resistor. Apabila resistor tersebut sudah dikombinasikan dengan resistor lain dalam sebuah rangakaian seri, paralel, atau seri-paralel harus menggunakan beberapa rumus sebagai dasar perhitungan.

Rangkaian Resistor Seri
R Total = R1 + R2 + ... Rn
Rangkaian Resistor Seri

Rangkaian Resistor Paralel
1/ R Total = 1/R1 + 1/R2 + ... 1/Rn
Rangkaian Resistor Seri

Contoh Perhitungan Resistor

1. Rangkaian Resistor Seri
Resistor Seri
Pemecahan
Gunakan rumus Resistor seri
R Total = R1 + R2 + R3
R Total = 15  + 5  + 30
R Total = 50 Ohm

2. Rangkaian Resistor Paralel
Resistor
Pemecahan
Gunakan rumus Resistor paralel
1/R Total = 1/R1 + 1/R2 + 1/R3
1/R Total = 1/15  + 1/15  + 1/30
1/R Total = 2/30 + 2/30 + 1/30
1/R Total = 5/30
R Total = 30/5
R Total = 6 Ohm

3. Rangkaian Resistor Seri Paralel
Resistor Seri Paralel
Pemecahan
Gunakan rumus Resistor seri dan Resistor paralel (gabugan)
R Total = R1 + (R2 // R3) 
1/RA = 1/R2 + 1/R3
1/RA = 1/30 + 1/30
1/RA = 2/30
RA = 30/2
RA = 15 Ohm
R Total = R1 + RA
R Total = 15 + 15
R Total = 30 Ohm

Keterangan
  1. // = Paralel
  2. + = Seri
  3. RA = R Total dari R2 dan R3
4. Rangkaian Resistor Seri Paralel
Resistor
Pemecahan
Gunakan rumus Resistor seri dan Resistor paralel (gabugan)
R Total = R1 // (R2 // R3) // R4
RA = R2 + R3
RA = 20 + 40
RA = 60 Ohm
1/R Total = 1/R1 + 1/RA + 1/R4

1/R Total = 1/60 + 1/60 + 1/60
1/R Total = 3/60
R Total = 60/3
R Total = 20 Ohm

Keterangan
  1. // = Paralel
  2. + = Seri
  3. RA = R Total dari R2 dan R3